Oleh: cahayapelangi | Juni 20, 2010

Imam Mahdi/Pemuda Bani Tamim, Siapakah dia?

Suatu kali, Rasulullah SAW bersabda, “Konstantinopel akan jatuh ke atas tangan seorang Amir (ketua) yang baik lagi beragama, tentaranya tidak melampaui batas, tidak mencuri dan rakyatnya tidak penipu dan tidak bergaul bebas (baik)”. (Hadits riwayat Imam Abul Hasan Ahmad bin Jaafar).

Rasulullah SAW menyebut kejatuhan Konstantinopel tersebut secara umum, tanpa menyebut tahun, kurun mana, siapa, kaum mana dan siapa pemimpin tersebut.

Karena yang memberitahu peristiwa tersebut adalah Rasulullah SAW sendiri, maka sejak jaman Nabi SAW masih hidup, banyak di antara sahabat yang sangat bergairah dan berlomba-lomba untuk mewujudkan janji tersebut. Mereka berharap kemenangan tersebut akan terjadi di tangan mereka, di antara sahabat yang mencobanya ialah Abu Ayyub Al Ansari, Ahmad Al Ansari, Hamidullah Al Ansari dan Abu Tsabit Al Hudri. Makam-makam mereka berada di kota yang menjadi benteng kerajaan Romawi tersebut.

Pada saat itu, para sahabat belum berhasil merebut Konstantinopel, namun perjuangan tersebut terus berlangsung dari generasi ke generasi, hingga akhirnya kota tersebut jatuh hanya dalam waktu satu malam di tangan Muhammad Alfateh dari keturunan Bani Utsman, dalam kurun 600 tahun setelah sabda Rasulullah SAW di atas.

Namun demikian, perjuangan dan pengorbanan para sahabat bukanlah sesuatu yang sia-sia, dengan segala keyakinan mereka telah berusaha untuk mewujudkan janji-janji Allah SWT yang diucapkan lewat lisan Rasulullah SAW.

***

Diantara peristiwa yang akan terjadi di akhir jaman yang diberitahukan oleh Rasulullah SAW, adalah kemunculan seorang pemuda Bani Tamim beserta jamaahnya yang akan menyiapkan sebuah landasan yang kuat bagi munculnya seorang pemimpin umat di akhir jaman yaitu Imam Mahdi.

Seorang ulama hadits yang banyak mengkaji tentang pemuda ini adalah Imam Suyuti dalam kitabnya Jamiush Shaghir, bahkan karena saking inginnya beliau mewujudkan janji Rasulullah SAW itu, beliau juga berusaha untuk membentuk satu jamaah yang mendekati sifat-sifat pemuda Bani Tamim dan jamaahnya. Namun, seperti dalam peristiwa Konstantinopel, beliau belum ditakdirkan untuk dipilih menjadi pemuda tersebut.

Hadits Rasullah SAW mengenai pemuda ini diriwayatkan dari Ibnu Umar RA, bahwa pada suatu hari Rasulullah SAW, sambil memegang tangan Saidina Ali RA, beliau bersabda : “Akan keluar dari sulbi ini seorang pemuda yang memenuhi bumi ini dengan keadilan. Maka apabila kamu menyakini demikian itu hendaklah bersama Pemuda Bani Tamim itu. Sesungguhnya dia datang dari sebelah Timur dan dialah pemegang panji-panji Al Mahdi.” (Hadis riwayat At Tabrani).

Di antara sifat-sifat yang melekat pada Pemuda Bani Tamim adalah :

* Dia berketurunan Suku Tamim atau Bani Tamim ; Siapa sesungguhnya keturunan Bani Tamim, untuk hal ini terdapat perbedaan ijtihad di kalangan ulama. Di kalangan bangsa Arab ada satu kabilah yang bernama Tamim. Kabilah Tamim ini adalah satu kabilah dari bangsa Quraisy yang mendiami kawasan sekitar kota Makkah. Di antara sahabat yang berasal dari kabilah Tamim ialah sahabat yang paling setia kepada Rasulullah SAW,yaitu Abu Bakar as-Siddiq RA. Ulama lain berpendapat bahwa pemuda Tamim ini adalah berasal dari keturunan Ahlul Bait.
* Keturunannya sudah bercampur dengan bangsa Timur ; Pemuda ini adalah seorang yang keturunan Bani Tamimnya telah bercampur dengan bangsa dari timur, ia lebih dikenal sebagai orang dari bangsa Timurnya daripada suku Tamimnya. Jika orang bertanya kepadanya, “Darimana engkau berasal?” Ia akan menjawab, “Dari Timur.” Jika ditanya pula, “Apa kebangsaanmu?” Pemuda Bani Tamim akan menjawab, “Aku dari bangsa Timur.” Keterangan ini dijelaskan oleh Imam Suyuti dalam kitabnya al-Jami’us Soghir.
* Pemuda itu bernama Syuaib bin Soleh ; Menurut para penafsir nama tersebut bukan nama yang sebenarnya tetapi merujuk kepada suku bangsanya (suku kecil dari suatu bangsa), dia adalah seorang pemuda yang baik dan berasal dari keluarganya yang terkenal berakhlak baik. Dari segi bahasa Arab, kata Syu’bun berarti suku bangsa atau puak dari suatu bangsa. Sedangkan kata Syu’aibun berarti suatu suku kecil dari sebuah kabilah. Kata Bin berasal dari Ibnun artinya anak lelaki, sedangkan kata Soleh berarti orang yang baik, baik namanya, kepribadiannya, akidahnya, keturunannya, agamanya, pemikirannya dan juga akhlaknya.

* Kulitnya tidak terlalu gelap dan tidak terlalu putih ; Dikatakan kulitnya berwarna kuning, bahwa Nabi SAW menjelaskan bahawa Pemuda Bani Tamim itu memang bukan berkulit Arab karena orang Arab biasanya berkulit merah atau putih kemerah-merahan.
* Dia bertutur dengan bahasa Ajam bukan bahasa Arab ; Pemuda ini sehari-harinya bertutur dengan bahasa lokal tempat ia hidup. Namun dia juga tetap bisa bertutur dalam bahasa Arab dengan baik dan fasih, sesuai dengan pendidikan dan suasana keluarganya yang mendorongnya mampu menguasai bahasa Ajam dan Arab.

*Dari Sauban radhiyallahu ‘anhu berkata: Bersabda Rasulullah SAW:

“Sesungguhnya Allah telah mengumpulkan (memperlihatkan) bumi kepadaku. Sehingga, aku melihat bumi mulai dari ujung Timur hingga ujung Barat. Dan umatku, kekuasaannya akan meliputi bumi yang telah dikumpulkan (diperlihatkan) kepadaku….”
(HR. Muslim, Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi)

 

*

Dari Nu’man bin Basyir, dari Hudzaifah radhiyallahu ’anhu berkata: Rasulullah SAW bersabda:

“Akan ada fase kenabian di tengah-tengah kalian. Dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada fase Khilafah berdasarkan metode kenabian. Dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudia akan ada fase penguasa yang zalim. Dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Lalu akan ada fase penguasa diktator. Dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Selanjutnya akan datang kembali Khilafah berdasarkan metode kenabian. Kemudian belia SAW diam.”
(HR. Ahmad dan Ath-Thabarani)


Hadits ini menjelaskan bahwa Khilafah akan tegak kembali setelah fase penguasa yang zalim (mulkan ’adhan), dan fase penguasa diktator (mulkan jabariyan). Dan Khilafah yang akan tegak itu adalah Khilafah ‘ala minhaji an-nubuwah, Khilafah yang sesuai dengan metode kenabian, yakni Khilafah yang menilai dirinya seperti Khilafah pada masa Khulafaur Rasyidin. Sehingga dengan izin Allah, Khilafah yang akan tegak adalah Khilafah Rasyidah. Inilah jawaban untuk pertanyaan masalah pertama. Sedangkan jawaban untuk pertanyaan masalah kedua adalah sebagai berikut:

Sesungguhnya, sekalipun hadits-hadits an-nabawiyah asy-syarîfah menyebutkan bahwa Al-Mahdi akan menegakkan Khilafah, maka hal ini tidak menunjukkan bahwa kaum Muslim wajin menunggu Al-Mahdi sampai Al-Mahdi mendirikan Khilafah untuk mereka. Apa yang diwajibkan atas mereka tetap wajib, yaitu menegakkan Khilafah. Menegakkan Khilafah di samping wajib atas Al-Mahdi, wajib pula atas kaum Muslim selain dia. Sehingga, mereka yang masih kental dengan kehidupan beragama, seperti yang digambarkannya, tidak punya hujjah (alasan) yang dapat mereka jadikan dasar untuk berdiam diri, tidak beraktivitas untuk menegakkan Khilafah, hanya dengan mengajukan pernyataan bahwa Al-Mahdi yang akan menegakkan Khilafah, sebagaimana hal itu tampak dengan jelas. Oleh karena itu, mereka yang masih beragama, namun berdiam diri, tidak beraktivitas menegakkan Khilafah, maka mereka berdosa, akibat sikapnya yang berdiam diri, tidak berbuat apa-apa, dan Allah juga akan meminta pertanggungjawaban mereka atas sikap diamnya ini. Konsekwensinya, jika mereka mati sebelum tegaknya Khilafah, maka ia mati seperti matinya kaum jahiliyah (mati dalam keadaan berdosa). Sebab, ada riwayat dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ’anhu yang berkata: Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa saja yang melepaskan ketaatan, maka ia akan bertemu Allah pada hari kiamat tanpa memiliki hujjah. Dan siapa saja yang meninggal sedang di pundaknya tidak ada baiat, maka ia mati seperti mati jahiliyah (dalam keadaan berdosa).”
(HR. Muslim)

Sementara itu, orang yang selamat dari mati jahiliyah adalah orang-orang yang beraktivitas menegakkan Khilafah. Oleh karena itu, wahai orang-orang yang masih beragama waspadalah agar jangan sampai kalian mati jahiliyah, yang tentu kalian tidak menginginkannya.

 

Begitulah arahan dan perintah Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam. Imam Mahdi merupakan Panglima ummat Islam di Akhir Zaman…. Dan bila ini telah menjadi jelas kitapun terikat dengan pesan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam sebagai berikut:

“Ketika kalian melihatnya (kehadiran Imam Mahdi), maka berbai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salju karena sesungguhnya dia adalah Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Abu Dawud 4074)

Inilah sebagian dari ciri-ciri pemuda Bani Tamim yang dinubuwahkan oleh Rasulullah SAW. Lalu bagaimana kita menyikapinya ? Sebagaimana para sahabat RA, juga sebagaimana Imam Suyuti RA, maka kita seharusnya juga bergegas untuk menyambut dan mencari pemuda yang mempunyai ciri-ciri semacam itu.

About these ads

Responses

  1. Mudah2han kita/keturunan kita termasuk yang mendukung dan mengikuti Bani Tamim dan Imam Mahdi.
    Amien..

  2. Dengan mengenal diri sendiri, seseorang akan sadar dan mengerti tentang kemampuan, karakter, potensi dan kekurangan yang dimiliki di bumi mana ia bertempat serta berdiam diri. Dengan pencapaian kesadaran itu pula, setiap individu yakin akan adanya kekuatan, kekuasaan Maha Besar yang berada jauh dibandingkan dengan dirinya.

    Nice posting !!!!

    Cerahkan hati dengan pancaran sinar Illahi
    Tebarkan kedamaian dengan cinta kasih dan kelembutan.
    Tetaplah berkarya mengisi kreatifistas dengan pancaran cahaya Illahi
    Karyamu tetap dinanti…….

    • makasih mas…moga bermanfaat…salam dami & salam cinta kasih illahi…

  3. IMAM MAHDI & BANI TAMIM

    Imam Mahdi itu terbitnya dari kalangan Bani Tamim itu sendiri. Imam Mahdi AS itu bukanlah terkeluar dari Bani Tamim, yakni Imam Mahdi itu bukannya bergantong kepada seorang Pemuda dari kalangan Bani Tamim utk mendaulahkan beliau sebagai Imam Mahdi. Fahaman sedemikian adalah fahaman Puak Ar-Arkam yg percaya Sang Abuaya mereka itu adalah sebagai Pemuda Bani Tamim, yakni Orang Kanan, yg akan mengistiharkan Tok Syeikh mereka, Syeikh Suhaimi yg telah wafat,yg akan menjelma semula sebagai Imam Mahdi Ar-Arkam…

    Sayangnya belom sempat Sang Abuaya mereka itu membenarkan dakwaannya, beliau juga telah mati dulu. Koq kerana malu pengikutnya pula buat hal, kononnya Sang Abuaya mereka itu juga telah ghaib, bukannya mati, kini sedang bersembunyi diGua Kahfi. Dakwaan yg sama dgn fahaman Puak Syiah Iran, Imam Ke12 mereka itu didakwa juga telah ghaib sedari kecilnya lagi, sehingga sekarang ini sudah ribuan tahun, akan menjelma semula sebagai Imam Mahdi Syiah…

    Makanya Imam Mahdi itu bangkitnya dan munculnya dari kalangan mereka itu Ahlul Bait yg bernama Bani Tamim itu sendiri. Siapakah mereka itu yg bernama Bani Tamim itu..?? Maka nasab Bani Tamim itu, tersirat dlm Nasab Wali 7 Alam Melayu. Apabila dinamakan Alam Melayu, Nasab Ahlul Bait bermula dari generasi pertama itu termasuklah mereka itu Ahlul Bait yg telah awal2 berhijrah ke Indonesia, ke Malaya dan kenegeri China…

    Makanya Imam Mahdi Sejati itu tersembunyi dan akan bangkitnya dari kalangan mereka itu Ahlul Bait dinamakan Bani Tamim dari 3 negara itu. Maka sebab itu ada Hadis Nabi SAW menyatakan “Kebangkitannya Imam Mahdi itu dari Timur”, serta pesannya lagi “Tuntutlah ilmu walau pun sampai kenegeri China’. Maka antara 3 negara itu, dari negara manakah akan bangkitnya itu Imam Mahdi Sejati…???

    Jawapannya…???

    Wallahu’alam….
    Wassalam….

    Sekian, sedikit temberang dari :
    Hussein Lampoyang… Wowww !!!

  4. NUMPANG GOSSIIIPPPP ♥

    Sekali-sekali belajar ISLAM KEJAWEN juga nggak papa kan? he5x… v^.^

    MENURUT RAJA ISLAM SAKTI , JONGKO JOYOBOYO, DAN SEORANG SANTRI AGAMA ISLAM, RONGGOWARSITO :

    katanya pengganti SBY nanti PRESIDEN INDONESIA TERAKHIR, habis itu KIAMAT 2012, wkwkwkwkwk!!!! namanya Bocah Angon, Satrio Piningit, atau lebih tepatnya SATRIO PINANDHITO SINISIHAN WAHYU, dalam hadits Nabi Muhammad disebut PEMUDA DARI TIMUR, BANI TAM…IM, YANG MEMPERSIAPKAN SEGALA SESUATUNYA UNTUK IMAM MAHDI!!! Jadi nanti Satrio Piningit berteman dengan Imam Mahdi ♥ ISLAM KEMBALI MEMIMPIN DUNIA, WOOOWWW ♥

    CIRI-CIRI SATRIO PININGIT KATANYA :
    SATRIO PINANDHITO SINISIHAN WAHYU :
    – Satriyo : Ningrat, Keluarga Kerajaan/Kesultanan/Bangsawan
    – Pinandhito : Cah Santri / Ulama / Anak Ponpes
    – Sinisihan : Selalu Bersama
    – Wahyu : Hafidz / Hafal Al-Quran dan As-Sunnah

    Sebagai tambahan ciri-ciri dari sosok yang dimaksud Prabu Joyoboyo berikut beberapa diantaranya yaitu :
    1. Akan ada dewa tampil berbadan manusia (Bait 159).
    2. Asalnya dari kaki Gunung Lawu sebelah Timur (Bait 161).
    3. Masih muda sudah dipanggil orang tua (Bait 165).
    4. Berparas seperti Batara Kresna (Bait 159).
    5. Berumah seperti Raden Gatotkaca berupa rumah merpati susun tiga (Bait 161).
    6. Yatim piatu, tak bersanak saudara (Bait 168).
    7. Rumahnya di belakang sungai, pintunya setinggi batu, tertutupi pohon handeuleum dan hanjuang (Ugo Wangsit SIliwangi).

    – AREK JAWA TIMUR ( SAYANG BUKAN JAWA TENGAH YAA)
    – YATIM PIATU / DARI KECIL TIDAK PUNYA AYAH DAN IBU
    – PALING USIANYA SEKARANG DI ATAS KITA (30 TAHUNAN)
    – ORANGNYA CAKEP / GANTENG
    – RUMAHNYA DI KAMPUNG TINGKAT TIGA / PASTI KONGLOMERAT MUNGKIN YAA
    – RUMAH DEKAT SUNGAI, PAGARNYA MENJULANG TINGGI SEPERTI BATU, ( RUMAH MEWAH ) RIMBUN POHON2AN

    Ciri-ciri lain menurut transkrip HADITS NABI ( KATANYA SIH ) :

    Diantara peristiwa yang akan terjadi di akhir jaman yang diberitahukan oleh Rasulullah SAW, adalah kemunculan seorang pemuda Bani Tamim beserta jamaahnya yang akan menyiapkan sebuah landasan yang kuat bagi munculnya seorang pemimpin umat di akhir jaman yaitu Imam Mahdi.

    Seorang ulama hadits yang banyak mengkaji tentang pemuda ini adalah Imam Suyuti dalam kitabnya Jamiush Shaghir, bahkan karena saking inginnya beliau mewujudkan janji Rasulullah SAW itu, beliau juga berusaha untuk membentuk satu jamaah yang mendekati sifat-sifat pemuda Bani Tamim dan jamaahnya. Namun, seperti dalam peristiwa Konstantinopel, beliau belum ditakdirkan untuk dipilih menjadi pemuda tersebut.

    Hadits Rasullah SAW mengenai pemuda ini diriwayatkan dari Ibnu Umar RA, bahwa pada suatu hari Rasulullah SAW, sambil memegang tangan Saidina Ali RA, beliau bersabda : “Akan keluar dari sulbi ini seorang pemuda yang memenuhi bumi ini dengan keadilan. Maka apabila kamu menyakini demikian itu hendaklah bersama Pemuda Bani Tamim itu. Sesungguhnya dia datang dari sebelah Timur dan dialah pemegang panji-panji Al Mahdi.” (Hadis riwayat At Tabrani).

    Di antara sifat-sifat yang melekat pada Pemuda Bani Tamim adalah :

    * Dia berketurunan Suku Tamim atau Bani Tamim ; Siapa sesungguhnya keturunan Bani Tamim, untuk hal ini terdapat perbedaan ijtihad di kalangan ulama. Di kalangan bangsa Arab ada satu kabilah yang bernama Tamim. Kabilah Tamim ini adalah satu kabilah dari bangsa Quraisy yang mendiami kawasan sekitar kota Makkah. Di antara sahabat yang berasal dari kabilah Tamim ialah sahabat yang paling setia kepada Rasulullah SAW,yaitu Abu Bakar as-Siddiq RA. Ulama lain berpendapat bahwa pemuda Tamim ini adalah berasal dari keturunan Ahlul Bait.
    * Keturunannya sudah bercampur dengan bangsa Timur ; Pemuda ini adalah seorang yang keturunan Bani Tamimnya telah bercampur dengan bangsa dari timur, ia lebih dikenal sebagai orang dari bangsa Timurnya daripada suku Tamimnya. Jika orang bertanya kepadanya, “Darimana engkau berasal?” Ia akan menjawab, “Dari Timur.” Jika ditanya pula, “Apa kebangsaanmu?” Pemuda Bani Tamim akan menjawab, “Aku dari bangsa Timur.” Keterangan ini dijelaskan oleh Imam Suyuti dalam kitabnya al-Jami’us Soghir.
    * Pemuda itu bernama Syuaib bin Soleh ; Menurut para penafsir nama tersebut bukan nama yang sebenarnya tetapi merujuk kepada suku bangsanya (suku kecil dari suatu bangsa), dia adalah seorang pemuda yang baik dan berasal dari keluarganya yang terkenal berakhlak baik. Dari segi bahasa Arab, kata Syu’bun berarti suku bangsa atau puak dari suatu bangsa. Sedangkan kata Syu’aibun berarti suatu suku kecil dari sebuah kabilah. Kata Bin berasal dari Ibnun artinya anak lelaki, sedangkan kata Soleh berarti orang yang baik, baik namanya, kepribadiannya, akidahnya, keturunannya, agamanya, pemikirannya dan juga akhlaknya.

    * Kulitnya tidak terlalu gelap dan tidak terlalu putih ; Dikatakan kulitnya berwarna kuning, bahwa Nabi SAW menjelaskan bahawa Pemuda Bani Tamim itu memang bukan berkulit Arab karena orang Arab biasanya berkulit merah atau putih kemerah-merahan.
    * Dia bertutur dengan bahasa Ajam bukan bahasa Arab ; Pemuda ini sehari-harinya bertutur dengan bahasa lokal tempat ia hidup. Namun dia juga tetap bisa bertutur dalam bahasa Arab dengan baik dan fasih, sesuai dengan pendidikan dan suasana keluarganya yang mendorongnya mampu menguasai bahasa Ajam dan Arab.

    *Dari Sauban radhiyallahu ‘anhu berkata: Bersabda Rasulullah SAW:

    “Sesungguhnya Allah telah mengumpulkan (memperlihatkan) bumi kepadaku. Sehingga, aku melihat bumi mulai dari ujung Timur hingga ujung Barat. Dan umatku, kekuasaannya akan meliputi bumi yang telah dikumpulkan (diperlihatkan) kepadaku….”
    (HR. Muslim, Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi)

    *

    Dari Nu’man bin Basyir, dari Hudzaifah radhiyallahu ’anhu berkata: Rasulullah SAW bersabda:

    “Akan ada fase kenabian di tengah-tengah kalian. Dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada fase Khilafah berdasarkan metode kenabian. Dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudia akan ada fase penguasa yang zalim. Dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Lalu akan ada fase penguasa diktator. Dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Selanjutnya akan datang kembali Khilafah berdasarkan metode kenabian. Kemudian belia SAW diam.”
    (HR. Ahmad dan Ath-Thabarani)

    Hadits ini menjelaskan bahwa Khilafah akan tegak kembali setelah fase penguasa yang zalim (mulkan ’adhan), dan fase penguasa diktator (mulkan jabariyan). Dan Khilafah yang akan tegak itu adalah Khilafah ‘ala minhaji an-nubuwah, Khilafah yang sesuai dengan metode kenabian, yakni Khilafah yang menilai dirinya seperti Khilafah pada masa Khulafaur Rasyidin. Sehingga dengan izin Allah, Khilafah yang akan tegak adalah Khilafah Rasyidah. Inilah jawaban untuk pertanyaan masalah pertama. Sedangkan jawaban untuk pertanyaan masalah kedua adalah sebagai berikut:

    Sesungguhnya, sekalipun hadits-hadits an-nabawiyah asy-syarîfah menyebutkan bahwa Al-Mahdi akan menegakkan Khilafah, maka hal ini tidak menunjukkan bahwa kaum Muslim wajin menunggu Al-Mahdi sampai Al-Mahdi mendirikan Khilafah untuk mereka. Apa yang diwajibkan atas mereka tetap wajib, yaitu menegakkan Khilafah. Menegakkan Khilafah di samping wajib atas Al-Mahdi, wajib pula atas kaum Muslim selain dia. Sehingga, mereka yang masih kental dengan kehidupan beragama, seperti yang digambarkannya, tidak punya hujjah (alasan) yang dapat mereka jadikan dasar untuk berdiam diri, tidak beraktivitas untuk menegakkan Khilafah, hanya dengan mengajukan pernyataan bahwa Al-Mahdi yang akan menegakkan Khilafah, sebagaimana hal itu tampak dengan jelas. Oleh karena itu, mereka yang masih beragama, namun berdiam diri, tidak beraktivitas menegakkan Khilafah, maka mereka berdosa, akibat sikapnya yang berdiam diri, tidak berbuat apa-apa, dan Allah juga akan meminta pertanggungjawaban mereka atas sikap diamnya ini. Konsekwensinya, jika mereka mati sebelum tegaknya Khilafah, maka ia mati seperti matinya kaum jahiliyah (mati dalam keadaan berdosa). Sebab, ada riwayat dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ’anhu yang berkata: Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda:

    “Siapa saja yang melepaskan ketaatan, maka ia akan bertemu Allah pada hari kiamat tanpa memiliki hujjah. Dan siapa saja yang meninggal sedang di pundaknya tidak ada baiat, maka ia mati seperti mati jahiliyah (dalam keadaan berdosa).”
    (HR. Muslim)

    Sementara itu, orang yang selamat dari mati jahiliyah adalah orang-orang yang beraktivitas menegakkan Khilafah. Oleh karena itu, wahai orang-orang yang masih beragama waspadalah agar jangan sampai kalian mati jahiliyah, yang tentu kalian tidak menginginkannya.

    Begitulah arahan dan perintah Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam. Imam Mahdi merupakan Panglima ummat Islam di Akhir Zaman…. Dan bila ini telah menjadi jelas kitapun terikat dengan pesan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam sebagai berikut:

    “Ketika kalian melihatnya (kehadiran Imam Mahdi), maka berbai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salju karena sesungguhnya dia adalah Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Abu Dawud 4074)

    Inilah sebagian dari ciri-ciri pemuda Bani Tamim yang dinubuwahkan oleh Rasulullah SAW. Lalu bagaimana kita menyikapinya ? Sebagaimana para sahabat RA, juga sebagaimana Imam Suyuti RA, maka kita seharusnya juga bergegas untuk menyambut dan mencari pemuda yang mempunyai ciri-ciri semacam itu.

  5. Menarik sekali topik ini. Saya rasa Imam Mahdi dan Pemuda Bani Tamim itu orang yang berbeda.
    Aku rasa, Presiden RI ke 7 adalah Pemuda Bani Tamim..
    Bani Ta Mim mungkin maksudnya Bangsa Melayu yaitu Bangsa Indonesia ini..

  6. siapa yang lebih tahu…..lebih baik mana batu atau tiang….

    duluan mana angka 1 atau 2…

  7. walah punyeng rek…numpang coment mass….
    kita lihat INDONESIA saja,pantas gak imam mahdi dari indonesia,
    1.INDONESIA mempunyai mayoritas penduduk muslim hampir 85%,dan negara
    dengan penduduk muslim terbesar di dunia.imam mahdi muslimkan…?
    2.INDONESIA mempunyai kekayaan alam yang melimpah.taukan tambang emas terbesar di duniakan,gas bumi,minyak bumi .hutan,laut,tanah yang sangat subur bahkan pernah ada yg mengatakan dalam artikel di media cetak,kalau
    laut indonesia di kelola dng benarINDONESIA AKAN MAKMUR gak kalak dng kemakmuran jepang,ataupun amerika…percaya g..?mang kenapa …karena
    dng tegakny khilafah pasti musuh islam g akan rela.trus di EMBARGO deh ekonominya biar hancur lagi.tp dng modal mempunyai SDA yang melimpah plus SDM tau penduduk muslim yg besar maka walaupun INDONESIA di embargo sELURUH negara di dunia.INDONESIA akan tetap EXSIS.DAN JAYA……. IMAM MAHDI tetap bisa deh menegakkan panji2 islam
    3.SETUJU gak…
    dan smoga IMAM MAHDI segera berkarya di bumi INDONESIA yg kita cinta ha..ha…..

  8. jangan terlalu yakin seandai pemuda bani tamim itu berasal dari indonesia, cuba kita tengok masih ada islam di malaysia, pattani, dan brunei mungkin salah satu dari negeri ini akan keluar pemuda bani tamim itu. saya ingin sangat pemuda bani tamim itu. kerana dialah yang akan membai’ah imam mahdi di khurasan

  9. SAYA DARI MALAYSIA..MALAYSIA MEMANG TANAHNYA TDK SESUBUR DI INDONESIA..DAN APA BEZANYA DI SISI ALLAH AZZAWAJALA.SEDANGKAN DI TIMUR TENGAH LAGI PANAS TERIK MALAH SEJARAH ISLAM BERMULA DI SANA..MALAYSIA MAJU KEADAANNYA BERBANDING INDONESIA..DAN APA BEZANYA DI SISI ALLAH AZZAWAJALA.SEDANGKAN AMERIKA ITU JAUH LEBIH MAJU MALAH SEJARAH KEJAHATAN BANYAK BERMULA DARI SANA..AYYUHAL MUSLIMUN!!! WALLAHI WABILLAHI WATALLAHI… ALLAHUAKBAR ALLAHUAKBAR ALLAHUAKBAR..DARI MANA DATANG ASALNYA IMAM AL MAHDI AS..DARI MANA DATANGNYA PEMUDA BANI TAMIM. KALAU ORANG INDONESIA MENGATAKAN DATANGNYA DARI INDONESIA,MALAYSIA JUGA BEGITU.MANA SATU YANG BENAR.JANGAN MENGATAKAN SESUATU YANG TIADA PENGETAHUANNYA DI SISI KITA…RENUNGKAN…SUATU NEGERI DI MALAYSIA BERNAMA MELAKA.DI MELAKA ADA SATU TEMPAT BERNAMA MASJID TANAH.. MELAKA=MAKKAH MASJIDTANAH=MADINAH… ADA PULA MENARA KL TOWER DI MALAYSIA. YANG JIKA DILIHAT SEPERTI TANGAN YANG SEDANG MENUNJUKKAN SATU JARI (KETIKA SEDANG BERSYAHADAH)..ADA TWINTOWER DAN ADA JAMBATAN DI ANTARANYA..IBARAT MUHAMMAD DAN MAHDI.DUA ORANG LELAKI YANG BERBEZA DAN WATAK YANG SAMA. DI SINI DULU ADA KUMPULAN ROCK SEARCH.PENYANYINYA AMY..LAGU POPULAR ISABELA.. (AMY SEARCH ISABELA=ARMY [TENETRA IMAM MAHDI] SEARCH[MENCARI] ISA UNTUK DI BELA) DAN ANAK PEREMPUAN AMY BERNAMA NABILA HUDA…PENYANYI BERNAMA ZAMANI DARI KUMPULAN SLAM…ZAMANI SLAM= ZAMAN ISLAM…SEMASA PERLAWANAN BOLA ANTARA MALAYSIA DAN INDONESIA ADA YANG MENDAKWA SEORANG PEMAIN MALAYSIA BERNAMA MAHALI JASULI BERASAL DARI INDONESIA.. SEBENAR NYA DIA BERASAL DARI MALAYSIA..MAHALI JASULI = MAHADI JESUS..DI SUKAN SEA..SEPAKAN PENALTI BADDROL BAKHTIAR BOLA MELALUI BAWAH KETIAK PENJAGA GOL..BADDROL BAKHTIAR = BETUL BAWAHKETIAK..JUARA PIALA DUNIA SEPANYOL DAN SEBELUMNYA ITALI ANDALUSIA DAN ROM..SEPANYOL DAN ITALI.DAN BANYKA LAGI KETETAPAN ALLAH SWT

    .

  10. as’kum,
    yang dimaksud dengan bani Tamim dalam bahasa arab kalau di istilah dalam bahasa melayu adalah Tamim itu SAMA.sebab kebenaran akan turun kepada manusia,akan disatukan akidah,kepercayaan,keimanan dan ketakwaan.menegak kebenaran tentang keagungan ALLAH Rabulalamin.Maka pemuda Bani Tamim akan bersama selagi ada dikalangan manusia mempercayai dan yang mencari kebenaran dan kepercayaan pada ALLAH yang sebenar dengan jalan lurus,seluruh manusia pada akhir zaman hampir sama perjalanan dan kepercayaan mereka,maka yang sebenar benar dari ALLAH iaitu tentang Agama dan Akhlak sebagai manusia telah jauh menyimpang dari apa yang Aliah telah wahyu kepada Atok Rasulullah.Maka tiada diakhir zaman ini dikalangan manusia yang berpegang dari anutan agama yang sebenar2nya maupun mengikut ajaran yang Allah wahyukan dalam Al-Quran,apalagi agama yang lainnya tiada langsung dari ajaran dari kurniaan ALLAH pada hamba manusia didunia ini.maka darisitulah kemunculan Bani Tamim dan kedatangan Atok Nabi Isa alaihisalam untuk memperbetulkan akidah umat manusia kepada ajaran yang sebenar2nya dari ALLAH Rabulalamin.Atok Bani Tamim benarnya sudah ada dimuka bumi ini begitu juga dengan Atok Nabi Isa Alaihisalam,hanya saat dan waktu.pengistiharan diri mereka sahaja seluruh umat manusia nanti2kan.Hamba tetep bersyukur diberi ALLAH kesempatan.Moga sama2 kita nanti.

  11. SUATU SAAT INDO DAN MALAY AKAN DIJAJAH DAN DISATUKAN OLEH CHINA

  12. assalamu’alaikum wr. wb.
    bani tamim adalah yg paling keras menentang dajjal, banyak orang yg akan melihatnya seperti penjahat.
    Semua itu karena efek dari ”benecdictine order”
    silahkan kunjungi sertba baca dan pahami dialog di http://www.dinar-emas.com/vatican.html

    sangat jelas sekali peringatan dari mereka(musuh musuh Islam) namun sayang 1000 kali sayang banyak nian yg menyepelekannya.

    Dan siapa saja orang orang yg sedang melawan sistem dajjal(kapitalis/liberalis/komunis dll)
    mungkin merekalah pada hakekatnya yg d sebut dengan bani Tamim,ntah itu dari indonesi,malaysia,brunei,thailand,kamboja,filipina dan negara negara yg sedang menegakan syariat Islam.
    Wallahu’alam

  13. Alhamdulilah smoga bermanfaat,salam kenal.:-)

  14. asalamualaikum,

    jangan lupa dengan nyi lara santang yg dipersunting syarif abdullah alias maulana sultan machmud (sultan bani israil) yg mempunyai seorang putra yg bernama syarif hidayattullah alias sunan gunung jati, bisa jadi keturunan dari sunan gunung jati inilah orang yg dimkasud…

    terlepas dari itu semua hanya ALLAH YG TAHU TERIMAKASIH WASSALAM

  15. Perjalanan Nyai LARA SANTANG (8)
    Nyai Lara Santang menikah dengan SULTAN BANI ISRAIL atau SULTAN MAHMUD dan mempunyai anak Syarief Hidayatullah (Sunan Gunung Jati).

    Raden Walangsungsang alias Prabu Kian Santang dan adiknya (Nyai Lara Santang), berguru Agama Rosul (Islam) di Bukit Amparan Jati Syekh Nurul Jati (Makkah/Baghdad), selama 3 (tiga) tahun. Dan mendirikan Pedukuhan di Kebon Pasir.

    Selama perjalanannya Prabu Kian Santang alias Raden Walangsungsang berganti nama Pangeran Cakra Bumi. Pergi ke Makkah diganti kembali namanya HAJI ABDULLAH IMAN.

    Nyai Lara Santang pegi ke Mekkah bersama Kakaknya Raden Walangsungsang alias Prabu Kian Santang, dan Nyai Lara Santang diganti namanya SYARIFAH MUDAIM, kemudian diperistri oleh Maulana Sultan Machmud yaitu Syarief Abdullah (putra dari : Ali Nurul Alim wangsa Hasyim dari Bani Israil).

    SYARIFAH MUDAIM alias Nyai Lara Santang inilah ibunda dari Sunan Gunung Jati alias Syarief Hidayatullah, pelopor penyebar Islam (Agama Islam) yang utama di Jawa Barat.

    1482 – 1521
    (RADEN MANAH RASA)
    SRI BADUGA MAHARAJA PRABU SILI(H)WANGI
    X
    RATU SUBANG LARANG
    (putra dari : Ki Ageng Tapa Mangkubumi, Singapura Cirebon)
    punya putra 3 (tiga) :

    1. Raden Walangsungsang
    Alias : Prabu Kian Santang, Pangeran Cakra Buana, Pangeran Cakra Bumi, Haji Abdulah Iman, Syeh Duliman
    2. Nyai Lara Santang
    Alias : Nyai Dalam Santang, Rara Santang, Nyai Eling, Syarifah Mudaim
    3. Raja Sangora / Senggara

    NYAI LARA SANTANG menikah dengan SYARIF ABDULLAH
    mempunyai putra :

    SYARIF HIDAYATULLAH
    (SUNAN GUNUNG JATI)
    alias : Madi Kurullah
    menikah dengan NHAY KAWUNG ANTEN
    mempunyai putra :
    1. PANGERAN HASANUDIN
    alias : Pangeran Sabakikngkin
    (Sultan Banten Pertama)
    2. RATU WINAON

    Nabi Muhammad SAW
    Fatimah Aj Jahra X Saidina Ali

    Imam Hasan
    Punya keturunan bergelar : HABIB / HA BA IB

    Imam Husen
    Punya keturunan bergelar : SYARIF
    1. SYARIF ZAENUL ABIDIN
    2. SYARIF ZAENUL KUBRA
    3. SYARIF ZAENAL JUMADIL KUBRA
    4. SYARIF JUMADIL KABIR
    Alias :
    Syarif Bani Israil, Syarif Ali Nurul Alim

    5. SYARIF ABDULLAH
    Alias :
    Maulana Sultan Machmud, Sultan Bani Israil.
    Menikah dengan :
    NYAI LARA SANTANG
    Alias :
    Syarifah Mudaim

    Mempunyai putra :
    SYARIF HIDAYATULLAH (Sunan Gunung Jati)

  16. Diantara peristiwa yang akan terjadi di akhir jaman yang diberitahukan oleh Rasulullah SAW, adalah kemunculan seorang pemuda Bani Tamim beserta jamaahnya yang akan menyiapkan sebuah landasan yang kuat bagi munculnya seorang pemimpin umat di akhir jaman yaitu Imam Mahdi.

  17. Saya stuju dgn hal ini, yg mengatakan bahwa: Diantara peristiwa yang akan terjadi di akhir jaman yang diberitahukan oleh Rasulullah SAW, adalah kemunculan seorang pemuda Bani Tamim beserta jamaahnya yang akan menyiapkan sebuah landasan yang kuat bagi munculnya seorang pemimpin umat di akhir jaman yaitu Imam Mahdi.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: